Dari Ibnu 'Abbas, bahwasannya ia berkata: "... kemudian Rasulullah SAW pada malam itu shalat malam tiga belas raka'at. Kemudian Rasulullah SAW tidur sampai mendengkur (biasanya beliau kalau tidur mendengkur). Kemudian muadzin datang kepada beliau, maka beliau keluar, lalu shalat, dan beliau tidak berwudlu lagi.
Sebenarnya ada pendapat-pendapat lain yang menyatakan bahwa tidur dapat membatalkan wudlu. Namun hadits diatas merupakan hadits yang diambil dari contoh Rasulullah SAW.

0 komentar:
Posting Komentar