Kamis, 30 Januari 2014

Tagged Under:

Tidur Tidak Membatalkan Wudlu

Share
Dari Anas (bin Malik RA) ia berkata: "para sahabat Rasulullah SAW menanti shalat 'Isya' sambil duduk di dalam masjid, sehingga condonglah kepala-kepala mereka (karena kantuk), kemudian (setelah Nabi SAW datang), mereka bangun, terus shalat dengan tidak berwdlu lagi". [HR. Abu Dawud. 1:51 no. 200]


Dari Ibnu 'Abbas, bahwasannya ia berkata: "... kemudian Rasulullah SAW pada malam itu shalat malam tiga belas raka'at. Kemudian Rasulullah SAW tidur sampai mendengkur (biasanya beliau kalau tidur mendengkur). Kemudian muadzin datang kepada beliau, maka beliau keluar, lalu shalat, dan beliau tidak berwudlu lagi.












Sebenarnya ada pendapat-pendapat lain yang menyatakan bahwa tidur dapat membatalkan wudlu. Namun hadits diatas merupakan hadits yang diambil dari contoh Rasulullah SAW.

0 komentar:

Posting Komentar

Our Location